• Jam Buka Toko: Jam 08.00 s/d 20.00
  • Status Order
  • Tlp: 087764933745
  • SMS/WA: 087764933745
  • admin@hijabjestha.com
Terpopuler:

Agar Tidak Mudah Rusak, Beginilah Cara Merawat Jilbab Yang Benar

06 Mei 2017 - Kategori Blog

Cara Merawat Hijab yang benarBagi wanita muslim, tentunya jilbab merupakan kebutuhan wajib yang harus dimiliki. Mengingat jilbab adalah barang yang digunakan untuk menutup aurat di bagian kepala. Tidak sedikit diantara wanita muslim yang mengkoleksi jilbab. Namun tahukah anda bahwa mengkoleksi adalah hal yang lebih mudah daripada merawatnya.

Mungkin sebagian dari anda sudah membiasakan untuk menyimpan jilbab tidak bersamaan dengan baju atau menyimpannya pada box khusus. Meskipun demikian, jilbab tetap akan mudah rusak jika anda tidak memperhatikan cara merawatnya.

Hal penting yang perlu anda perhatikan dalam merawat atau menyimpan jilbab adalah tidak asal-asalan. Anda harus melipat dan menyusunnya dengan rapi. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa tips cara merawat jilbab yang benar agar tidak mudah rusak :

  1. Menggunakan Hanger Khusus Jilbab

Ini merupakan salah satu solusi terbaik cara merawat jilbab yang bisa anda lakukan. Anda bisa menyiapkan hanger khusus jilbab kemudian gunakan untuk menyimpan jilbab. Namun sebelum menggantungnya di hanger, alangkah baiknya jika anda melipat jilbab dengan rapi terlebih dahulu. Dengan demikian, jilbab anda akan lebih rapi dan tidak bertumpuk-tumpuk yang akan mengakibatkan terpengaruh dengan material lainnya.

  1. Hindari Melipat Jilbab Menjadi Bagian Yang Kecil

Mengapa? Ini karena akan menyebabkan jilbab mudah kusut dan rusak. Beberapa diantara anda tentu akan lebih senang melipat jilbab menjadi bagian yang kecil karena merasa lebih praktis dan simple. Namun sebenarnya, cara tersebut adalah salah. Alangkah lebih baik jika anda melipat jilbab menjadi 2 atau 4 bagian saja. Kemudian anda bisa menumpuknya di lemari, atau menggantungnya menggunakan hanger.

Cara merawat Jilbab yang benar

  1. Pisahkan Sesuai Warna Dan Bahan

Jika anda menyimpan jilbab di lemari, maka sebaiknya pisahkan jilbab sesuai dengan warna dan bahannya. Pisahkan jilbab paris berbahan tipis dengan jilbab katun yang berbahan lebih tebal. Selain itu, pemisahan warna jilbab akan lebih memudahkan anda ketika akan mengambil sebelum digunakan. Yang tidak kalah pentingnya yaitu, letakkan jilbab yang paling sering di pakai pada tumpukan paling atas.

  1. Hindari Mencuci Jilbab Pada Mesin Cuci

Ini tentu ada alasannya. Mencuci jilbab menggunakan mesin akan membuat warnanya menjadi lebih cepat pudar, apalagi jilbab dengan bahan katun dan kashmir. Selain itu, hindari juga menyikat jilbab terlalu keras, karena akan merusak serat pada bahan jilbab tersebut. Cara yang paling tepat yaitu cukup dengan merendamnya dengan sabun pencuci baju dan kucek perlahan menggunakan tangan. Baru kemudian bilas dan jemur hingga kering.

  1. Hindari Penggunaan Peniti Yang Terlalu Banyak

Untuk bisa tampil lebih modis, biasanya wanita akan lebih sering membentuk atau mengkreasikan jilbabnya dengan banyak peniti atau jarum pentul. Padahal hal ini akan mengakibatkan jilbab cepat rusak karena tusukan jarum. Jadi gunakan saja secukupnya. Berhati-hatilah saat menggunakan peniti atau jarum pentul pada jilbab, jika tidak ingin jilbab cepat rusak.

  1. Hindari Menyeterika Jilbab Dengan Suhu Yang Terlalu Panas

Menyeterika jilbab memang akan membuat jilbab terlihat lebih rapi. Namun akan sangat berbahaya jika menggunakan suhu terlalu panas saat menyeterika. Suhu yang terlalu panas akan membuat serat jilbab lebih cepat rusak. Di samping itu, warna pada jilbab juga akan lebih cepat pudar. Untuk mengatisipasinya, anda bisa mengatur suhu setrika sesuai dengan jenis bahan jilbab.

Sudah tau kan bagaimana cara merawat jilbab yang benar? Dengan mempraktekkan beberapa cara di atas, dijamin jilbab anda akan lebih awet dan tidak mudah rusak. Semoga bermanfaat ya.

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

 
Chat via Whatsapp